banner 728x250
Daerah  

“Kami Tertib Pajak, Tapi Pupuk Dipangkas!” Petani Urang Agung Kecewa Berat

Sidoarjo – Kekecewaan mendalam dirasakan para petani di Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo. Mereka yang selama ini tertib membayar pajak kini justru dihadapkan pada kenyataan pahit: kuota pupuk bersubsidi dipangkas hampir 40 persen.

Kondisi ini memicu kemarahan dan tanda tanya besar di kalangan petani. Mereka merasa kebijakan tersebut tidak adil dan tidak berpihak pada rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Salah satu petani yang akrab disapa Mbah mengungkapkan keluh kesahnya dengan nada tinggi.
“Kami iki wong cilik, tertib bayar pajak. Lha kok pupuk malah dikurangi? Opo maksude iki?” ujarnya.

Menurut keterangan warga, sepanjang mereka bertani, baru kali ini terjadi penurunan kuota pupuk yang begitu drastis tanpa penjelasan yang jelas.

Dari sebelumnya sekitar 25 ton pada tahun 2025, kini di tahun 2026 hanya tersisa sekitar 9 ton. Penurunan ini dinilai sangat memberatkan dan berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan.

Petani Merasa Diabaikan
Para petani mengaku tidak pernah mendapatkan sosialisasi ataupun penjelasan resmi terkait alasan pengurangan tersebut.

Hal ini membuat mereka merasa diabaikan oleh pemerintah.
“Opo pemerintah ngerti kahanan petani saiki? Regane pupuk non-subsidi larang, hasil panen durung mesti apik,” tambah petani lainnya.

Desak Penjelasan Dinas
Atas kondisi ini, para petani mendesak Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo untuk-
Memberikan penjelasan terbuka kepada publik
Mengungkap dasar pengurangan kuota pupuk
Melakukan evaluasi ulang distribusi pupuk bersubsidi
Ancaman bagi Ketahanan Pangan

Jika kondisi ini terus dibiarkan, para petani khawatir akan terjadi-
Penurunan produksi pertanian
Meningkatnya beban biaya operasional
Melemahnya ketahanan pangan di tingkat lokal
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo belum memberikan klarifikasi resmi atas keluhan yang disampaikan para petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *